BMKG: 5 Wilayah di Jatim Bakal Diterjang Cuaca Ekstrem

HUJAN LEBAT: Hujan lebat di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya, minggu lalu. BMKG memperdiksi Surabaya termasuk wilayah yang akan diterjang cuaca ekstrem. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
HUJAN LEBAT: Hujan lebat di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya. BMKG memperdiksi Surabaya termasuk wilayah yang akan diterjang cuaca ekstrem. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Hujan lebat mulai mengguyur sejumlah wilayah di Jatim. Bahkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi, cuaca ekstrem akan terjadi secara merata hingga sepekan ke depan.

Berdasarkan pantauan radar citra milik BMKG Juanda, ada lima wilayah di Jatim yang paling rawan diterjang cuaca ektrem. Yakni Kota Surabaya, Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Bangkalan dan Bojonegoro.

Cuaca Ekstrem tersebut berupa hujan lebat secara sporadis, hujan es, hingga puting beliung yang berpotensi terjadi pada awal peralihan musim akhir November hingga awal Desember tahun ini.

• Baca: Ombak di Kolam Renang, BMKG Jatim: Tak Ada Sinyal Gempa

“Potensi cuaca ektrem di lima wilayah ini cukup besar. Angin akan bertiup kencang menyertai hujan. Karena itu, masyarakat harus waspada,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Taufik Hermawan, Selasa (27/11).

Bagaimana dengan wilayah lain? Menurut Taufik mempunyai potensi yang sama, kendati tak separah lima wilayah tersebut. Apalagi hujan sudah merata di 38 kabupaten/kota di Jatim. “Kami akan update terus perkembangan cuaca untuk semua wilayah,” katanya.

• Baca: Dinilai Minim, Pagu Anggaran Basarnas-BMKG Dikritik

Taufik menambahkan, cuaca ektrem ini biasanya terjadi sore hari. Diawali dengan awan comuluninbus (awan CB) yang berwarna hitam pekat.

“Maka kalau melihat awan CB seperti itu, harus waspada. Sebab biasanya, hujan akan turun disertai angin kencang. Kadang turun hujan es dan muncul angin puting beliung,” katanya.

Bisa Muncul Mendadak

Terkait potensi ini, lanjut Taufik, BMKG telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing wilayah. Sehingga bisa diambil langkah antisipasi.

Kendati demikian, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk waspada. Yakni terus memantau kondisi cuaca melalui media sosial atau informasi dari BPBD setempat.

• Baca: Tangis Jawa Timur: Setahun Diterjang 382 Bencana Alam

“Kewaspadaan ini penting. Sebab, cuaca ektrem bisa muncul mendadak,” katanya.

Seperti diberitakan, beberapa hari lalu angin puting beliung menerjang wilayah Probolinggo dan Banyuwangi. Tak hanya itu, banjir juga terjadi di Banyuwangi, Tuban dan Bojonegoro.

» Baca Berita Terkait: BMKG