Senin, 23 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Bawa Batik Jatim Mendunia, Pemprov-Bhayangkari Gelar Canthing Jawi Wetan Go Global

Berita Terkait

GO GLOBAL: Ulli Nico Afinta, ada 38 kabupaten dan kota yang memiliki khas batik yang beragam. | Foto: Barometerjatim.com/IST
GO GLOBAL: Ulli Nico Afinta, ada 38 kabupaten dan kota yang memiliki khas batik yang beragam. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Selama tiga hari, 26-28 Maret 2022, Pemprov bersama Bhayangkari Daerah Jatim menggelar acara Canthing Jawi Wetan Go Global di Kantor Gubernur Jatim dan Tugu Pahlawan Surabaya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan batik Jatim dan produk-produk UMKM sehingga mampu dipasarkan secara nasional dan bersaing secara global.

Selain tujuan promosi, gelaran ini juga diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 dengan mengampanyekan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, Bangga Berwisata di Indonesia dan program Optimis Jawa Timur Bangkit 2022.

“Ini juga untuk mengedukasi masyarakat akan keeksotikan batik khas Jatim yang belum banyak dikenal,” ujar Khofifah saat menggelar konferensi pers di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu (23/3/2022).

Sementara itu Ketua Bhayangkari Polda Jatim, Ulli Nico Afinta berharap, Canthing Jawi Wetan Go Global juga dapat mendorong UMKM Jatim naik kelas hingga menembus pasar dunia.

“Jadi ini untuk mendorong UMKM naik kelas hingga go global. Orang Jatim pun belum tentu mengenal batik-batik Jatim. Ada 38 kabupaten dan kota yang memiliki khas batik yang beragam,” katanya.

Menurut Ulli, tradisi membatik di Indonesia sudah dikenal sejak Zaman Kerajaan Majapahit. Batik dibuat kala itu dalam jumlah yang terbatas dan hanya dikenakan oleh kalangan keraton dan kaum priyayi dalam upacara-upacara adat.

Sedangkan Pj Sekdaprov Jatim, Wahid Wahyudi selaku ketua perhelatan Chanting Jawi Wetan Go Global berharap, kegiatan ini juga dapat dijadikan etalase bagi masyarakat yang ingin mengenal dan memahami ciri khas batik yang ada di pelosok Jatim.

“Acara ini sekaligus dimaksudkan untuk terus melestarikan budaya dan kesenian khas Jawa Timur,” katanya.

Wahid menjelaskan, seluruh kabupaten dan kota bakal meramaikan agenda istimewa tersebut. Mulai dari bazaar berbagai produk UMKM, diskusi buku Canthing Bhayangkara Bumi Jawi Wetan, dan peragaan busana batik Jatim oleh perancang kenamaan Edward Hutabarat dan Denny Wirawan.

Lalu ada pertunjukan Reog Ponorogo, Tari Bedoyo Majapahit, Tari Topeng Malangan, Tari Jaranan Senterewe, Tari Gandrung Banyuwangi, musik keroncong, dan aneka macam kuliner khas.

“Masyarakat yang memiliki minat terhadap seni dan budaya khususnya batik Jawa Timur dapat menghadiri acara ini,” katanya.

Wahid menambahkan, Canthing Jawi Wetan Go Global merupakan langkah nyata untuk pelestarian warisan budaya, pemberdayaan UMKM, dan pemulihan ekonomi di Indonesia.

» Baca berita terkait Batik. Baca juga tulisan terukur lainnya Abdillah HR.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -