Selasa, 29 November 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Batal ke Bali, Turis Asing Beralih Wisata ke Jatim

Berita Terkait

BERALIH KE JAWA TIMUR: Sebagain turis mancanegara yang berniat ke Bali mengalihkan tujuan wisata ke Jatim akibat letusan Gunung Agung. | Foto: Ist
BERALIH KE JAWA TIMUR: Sebagain turis mancanegara yang berniat ke Bali mengalihkan tujuan wisata ke Jatim akibat letusan Gunung Agung. | Foto: Ist
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sejak Bandara International Ngurah Rai ditutup, ribuan wisatawan asing mengalihkan perjalanannya menggunakan moda transportasi darat.

Sebagian yang tetap ingin ke Pulau Dewata memilih menggunakan bus melalui Terminal Purabaya, Surabaya. Sebagian lagi mengalihkan tujuan ke beberapa destinasi wisata di Jawa Timur.

Kondisi inipun direspon cepat oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dengan menyiagakan lima unit bus untuk sarana transportasi.

• Baca: Mengerikan! Outlander Seruduk Tiga Motor di Surabaya

“Persiapan sudah kita lakukan sejak terjadi erupsi di Gunung Agung,” kata Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat, Kamis (30/11). “Bahkan mulai minggu ini ada sejumlah turis yang beralih menggunakan bus, sebagian di antaranya juga mengalihkan tujuan wisata ke Jatim.”

Tidak hanya kesiapan bus, lanjut Irvan, pihaknya juga menyiapkan petugas yang bisa berbahasa Inggris di Terminal Purabaya.

Irvan menambahkan, penyiapan armada bus ke Denpasar ini tidak semata-mata untuk wisatawan, tapi juga penumpang lokal yang ingin ke Bali.

• Baca: E-Tilang, Pelanggar Lalu Lintas di Surabaya Turun 300 Persen

Selebihnya, lanjut Irvan, menjelang akhir tahun Dishub Surabaya menyiagakan armada bus ke semua jurusan. Di Terminal Purabaya jumlah armada bus yang disiagakan sekitar 900 unit.

“Namun apabila memasuki liburan, bisa mencapai 1.300 unit. Kalau long weekend, jalur yang tak padat kita alihkan ke yang padat,” katanya.

Selain menyiapkan armada bus, Dishub Surabaya juga melakukan pengecekan bus untuk menjamin keselamatan penumpang. “Kita cek, hanya yang layak jalan yang boleh beroperasi,” tandasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -