Senin, 15 Agustus 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Babat Habis Covid-19, Eri Cahyadi Percepat Vaksinasi Booster dan Gencarkan Lagi Swab Hunter

Berita Terkait

SWAB HUNTER: Pemkot Surabaya gencarkan lagi swab hunter cegah penyebaran Covid-19. | Foto: Barometerjatim.com/IST
SWAB HUNTER: Pemkot Surabaya gencarkan lagi swab hunter cegah penyebaran Covid-19. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat vaksinasi booster demi membabat habis Covid-19 di Kota Pahlawan. Selain mempercepat capaian vaksinasi booster, Wali Kota Eri Cahyadi juga menggencarkan kembali swab hunter.

Tak hanya menggencarkan swab hunter di berbagai titik di Kota Surabaya. Eri juga meminta seluruh staf di lingkungan Pemkot Surabaya untuk melakukan swab antigen atau PCR secara bergilir.

Permintaan atau arahan dari Eri bahkan sudah ditindaklanjuti dengan surat imbauan dari Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan yang ditandatangi pada 15 Juli 2022. Surat disebar ke Kepala Perangkat Daerah, camat dan lurah se-Surabaya.

Dalam surat disampaikan, untuk menggalakkan pengetesan (testing) dalam upaya menekan rasio kasus positif (positive rate) Covid-19 di Surabaya, maka diminta kepada seluruh karyawan atau karyawati untuk mengikuti swab antigen/PCR. Sedangkan pelaksanaannya dikoordinasikan dengan Puskesmas di wilayah kerja masing-masing.

“Melaporkan hasil kegiatan di masing-masing perangkat daerah kepada Wali Kota Surabaya melalui Sekretaris Daerah Kota Surabaya,” demikian bunyi surat tersebut.

Sementara untuk menggalakkan testing kembali d9i seluruh dinas, Eri meminta untuk melakukan tes swab 10 persen setiap dinas yang dilakukan setiap hari. Tentu saja dengan orang yang berbeda-beda.

“Misalnya hari ini 10 persen dari dinas A, lalu besok 10 persen lagi dari dinas A itu. Tentunya dengan orang yang berbeda-beda, sehingga diharapkan nanti semuanya bisa dilakukan tes swab,” jelasnya.

Testing secara acak ini, lanjut Eri, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Selain itu, untuk mengetahui positive rate di Surabaya. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi beberapa waktu lalu jumlah kasus naik tapi setelah dicek ulang ternyata banyak di antara mereka sudah tidak tinggal di Surabaya, meskipun KTP-nya masih Surabaya.

“Akhirnya, yang sudah tidak tinggal di Surabaya itu kita keluarkan dari data kasus aktif di Surabaya. Makanya kita juga melakukan tes swab di perkantoran-perkantoran dan juga di luar perkantoran,” ujarnya.

Selain itu, dia memastikan Pemkot Surabaya terus melakukan swab hunter di berbagai titik. Swab dilakukan secara acak karena memang lebih banyak yang tidak tinggal di Surabaya.

“Saya yakin warga Kota Surabaya bisa melewati ini semua, karena kita sudah pernah bergotong-royong bersama demi melawan Covid-19 ini. Jadi, ayo digalakkan lagi prokesnya,” pungkas Eri.

» Baca berita terkait Banjir. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -