Arumi Bachsin, ‘Purnama’ di Tengah Nobar Gerhana Bulan

BULANNYA BAGUS: Arumi Bachsin melihat Super Blue Blood Moon yang disediakan panitia Masjid Al Akbar. | Foto: Barometerjatim.com/ABDULLAH HR
BULANNYA BAGUS: Arumi Bachsin melihat Super Blue Blood Moon yang disediakan panitia Masjid Al Akbar. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Arumi Bachsin menjadi ‘purnama’ di tengah lautan jamaah yang membanjiri Masjid Al Akbar Surabaya, untuk nonton bareng (nobar) gerhana bulan total (Super Blue Blood Moon) sekaligus shalat khusuf, Rabu (31/1) malam.

Datang mendampingi suaminya yang bakal Cawagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, Arumi tampil anggun dengan gamis warna hitam dan kerudung putih. Kehadirannya pun membuat jamaah, terutama ibu-ibu, berebut minta foto bersama.

“Mbak Arumi.. Mbak Arumi.. minta foto Mbak Arumi,” teriak sejumlah jamaah. Arumi pun melayaninya dengan ramah, sambil seskali merangkul jamaah yang terlihat bersemangat mengajak foto.

BEREBUT FOTO BARENG: Kehadiran Arumi Bachsin membuat jamaah perempuan berebut ber-wefie ria. | Foto: Barometerjatim.com/ABDULLAH HR
BEREBUT FOTO BARENG: Kehadiran Arumi Bachsin membuat jamaah perempuan berebut ber-wefie ria. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Lantaran untuk melihat gerhana bulan lewat teropong terbatas, sejumlah jamaah lebih asyik ber-wefie ria bersama Arumi. “Foto saja, jarang-jarang bisa ketemu langsung sama Mbak Arumi,” timpal jamaah lainnya.

Memang, dalam acara nobar gerhana bulan total ini, panitia Masjid Al Akbar menyediakan peralatan khusus, hasil kerjasama dengan lembaga Falakiyah PWNU Jatim. Warga yang ingin melihat keindahan Super Blue Blood Moon diberi kesempatan memanfaatkan peralatan tersebut.

• Baca: Hari Ibu, Kisah 5 Menu yang Terpatri di Memori Arumi

Lebih dari 20 ribu jamaah mengikuti shalat khusuf berjamaah dan melihat proses gerhana bulan total. Selain Emil Dardak dan Arumi, hadir pula Wakil Gubernur yang juga Cagub Jatim, Saifullah Yusuf. Ketiganya berkesempatan melihat Super Blue Blood Moon lewat teropong. “Bulannya bagus,” kata Arumi.

MAGNET ARUMI: Tak hanya jamaah perempuan, jamaah laki-laki juga meminta foto bareng Arumi Bachsin. | Foto: Barometerjatim.com/ABDULLAH HR
MAGNET ARUMI: Tak hanya jamaah perempuan, jamaah laki-laki juga meminta foto bareng Arumi Bachsin. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Bagi Arumi, ini kali pertama dia melihat gerhana bulan secara langsung. “Baru pertama kali, karena sebelumnya banyak mitos kalau lihat gerhana secara langsung mata bisa rusak,” katanya.

Namun karena suaminya sudah melihat duluan, Arumi pun memberanikan diri untuk melihat gerhana bulan dari balik teropong. “Awalnya takut. Tapi tadi Mas Emil kan lihat duluan jadi saya berani,” katanya. “Luar biasa, kebesaran Allah. Aku sampai merinding.”

• Baca: Turun ke Blitar, Arumi ‘Idola Baru’ Warga Muslimat-Fatayat NU

Di sisi lain, Emil mengaku bersyukur memiliki kesempatan melihat fenomena alam tersebut. Bupati Trenggalek itu sengaja datang ke Masjid Al Akbar untuk mengikuti shalat khusuf, sekaligus bersilaturahim dengan para tokoh di Jatim.

“Ini bagian dari silaturrahim. Sebagai warga NU saya berterima kasih diberi kesempatan untuk datang dan ambil bagian pada acara ini,” katanya.