Amien Rais Dipolisikan, Politikus PAN Jatim ‘Pasang Badan’

PASANG BADAN: Agus Maimun, pelaporan Amien Rais soal 'partai setan' hanya mengada-ada dan kader PAN tak tinggal diam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
PASANG BADAN: Agus Maimun, pelaporan Amien Rais soal ‘partai setan’ hanya mengada-ada dan kader PAN tak tinggal diam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dipolisikan, kader PAN ‘pasang badan’. Pembelaan juga dilakukan politikus PAN di daerah, termasuk di Jawa Timur.

Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun, misalnya.  Dia menyebut pelaporan Aulia Fahmi terkait ucapan Amien soal partai Allah dan partai setan dinilai mengada-ada. Bahkan pelaporan tersebut dianggapnya hanya menjadi ajang untuk mendapatkan ketenaran bagi pelapor.

“Orang yang melaporkan Pak Amien Rais itu, orang yang mau menumpang tenar,” kata Agus kepada wartawan, Minggu (15/4) malam.

• Baca: Total! PAN Persembahkan Saksi Terlatih untuk Khofifah-Emil

Sebelumnya, Amien dilaporkan Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Cyber Indonesia, Aulia Fahmi ke Polda Metro Jaya. Amien menyebut PAN, PKS dan Gerindra sebagai partai yang membela Allah. Sedangkan orang yang anti-Tuhan akan bergabung dengan partai setan, meski dia tak menyebut partai apa yang dimaksud.

Menurut Agus, pernyataan Amien yang disampaikan saat memberikan taushiyah dalam kegiatan ‘Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjamaah’ di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) lalu, tidak dalam konteks mendikotomi partai politik.

Apalagi, katanya, sampai pada upaya untuk memecah belah persatuan bangsa karena Amien sama sekali tidak menyebut partai politik. “Pernyataan Pak Amien itu dalam konteks pengajian di masjid,” tandasnya.

• Baca: Gelar “Ibu PKH” Khofifah Disoal, PAN: Jangan Suka Nyinyir!

“Itu adalah hikayat dalam Islam tentang Hizbullah dan Hizbu Syaithan yang arti bebasnya adalah kelompok, golongan, partai, dan itu bukan partai politik,” tambah anggota DPRD Jatim itu.

Ditambahkan Agus, dalam konteks dakwah, penyaatan Amien sangat lazim disampaikan oleh seorang ustadz, ulama serta para pemuka agama pada umumnya. Apalagi, kalimat Hizbullah dan Hizbu Syaithan merupakan bagian dari ayat-ayat suci Al Qur’an.

“Tentu ini menjadi preseden buruk dalam dunia dakwah. Bagi saya ini menjadi bagian dari upaya membungkam para pendakwah dalam menyampaikan apa yang benar dan apa yang salah,” sambungnya.

• Baca: Reputasi Buruk, PAN Tak Risau Hasil Survei Charta Politika

Agus juga menegaskan, pihaknya bersama seluruh kader PAN di Jatim tidak tidak akan tinggal diam atas pelaporan tersebut. Sebab, cara pelaporan itu dinilai sudah menjadi tanda-tanda upaya kriminalisasi kepada Amien.

“Kalau ada orang yang mengada-ada dan main-main, apalagi mengkriminalisasi imam besar kita ini, kami pun di daerah tidak akan tinggal diam. Saya yakin di daerah lain juga akan hal yang sama,” pungkasnya.