Akuntabel Kelola Anggaran, Kemensos Raih Penghargaan

PENGHARGAAN: Menteri Keuangan Sri Mulyani meyerahkan penghargaan di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Selasa (28/2).

JAKARTA, Barometerjatim.com – Tak hanya efisien dan tepat sasaran, Kementerian Sosial (Kemensos) juga akuntabel dalam mengelola anggaran. Atas kinerja tersebut, Kemensos menjadi satu dari lima kementerian/lembaga yang meraih Penghargaan Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2016 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk kategori Pagu Besar.

Kemensos mendapatkan penghargaan untuk kategori Pagu Besar dengan nilai pagu anggaran di atas Rp 10 triliun. Sedangkan empat kementerian/lembaga lainnya yakni Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kemenkeu, Kepolisian Negara RI dan Kementerian Pertanian.

Penyerahan penghargaan disampaikan Menkeu Sri Mulyani pada Rapat Koordinasi Nasional Pelaksanaan Anggaran K/L Tahun 2017 dan Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran K/L Tahun 2016 di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Selasa (28/2). Penghargaan untuk Kemensos diterima Sekretaris Jenderal Kemensos, Harry Soeratin.

“Kami bersyukur kinerja keuangan Kemensos mendapat apresiasi positif dan membuahkan penghargaan ini,” kata Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, Selasa (28/2).

“Capaian ini tentunya menjadi motivasi untuk terus-menerus meningkatkan kinerja dan penggunaan anggaran yang efektif untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, serta menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.”

• Baca: Terima Medali Jubileum, Mensos Ajak Bangun Politik Kebangsaan

Mensos menuturkan, pada 2017 pemerintah menargetkan angka kemiskinan turun dari 10,7 menjadi single digit dan gini ratio atau angka ketimpangan yang turun dari 0,4 persen menjadi 0,3 persen pada 2016, diharapkan tahun ini dapat diturunkan lagi.

“Untuk itu Kemensos berkomitmen menggunakan anggaran pemerintah secara efisien, tepat sasaran dan akuntabel. Demikian halnya dalam pelaksanaan penyaluran bansos untuk masyarakat miskin harus terus dilakukan percepatan. Jangan biarkan rakyat menunggu lama,” tegas Khofifah.

Sebagai tambahan informasi, Penghargaan Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2016 diberikan kepada kementerian/lembaga yang memiliki capaian kinerja penganggaran kementerian pada 2016 memenuhi persentase penyerapan anggaran paling sedikit 95 persen. Lalu persentase realisasi capaian output paling sedikit 95 persen dan memiliki laporan keuangan berpredikat wajar tanpa pengecualian.

Sistem Perbankan
Terkait bansos, Mensos menjelaskan, di 2017 Kemensos menyalurkan bansos dan subsidi secara non tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang menggunakan sistem perbankan untuk kemudahan mengontrol, memantau dan mengurangi penyimpangan.

Skema ini diharapkan menjadi lebih efektif dan berkualitas untuk memenuhi target 6 T (Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Waktu, Tepat Kualitas dan Tepat Administrasi). “Sehingga efisiensi dan ketepatan sasaran lebih tinggi lagi,” tambah Mensos.

• Baca: Jalan Rusak, Mensos Gerak Cepat SMS Menteri PUPR

Sementara itu Menkeu, Sri Mulyani Indrawati mengucapkan selamat kepada kementerian/lembaga yang pada 2016 telah menunjukkan kinerja keuangan yang yang efektif dan efisien. Dia menegaskan fungsi alokasi anggaran dalam APBN tidak hanya untuk membiayai kegiatan kementerian, namun lebih jauh lagi adalah untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.

“Selamat kepada kementerian dan kembaga yang telah memiliki komitmen dan pada hari ini telah membuktikan mampu menggunakan anggaran negara yang sangat berharga tidak hanya untuk kepentingan kementeriannya tapi untuk kepentingan rakyat,” ujar Sri Mulyani.