Akun FB Kapolres Lamongan Dipalsu, Pelaku Diburu!

AKUN DIPALSU: Feby DP Hutagalung dan akun Facebook-nya yang dipalsu. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
AKUN DIPALSU: Feby DP Hutagalung dan akun Facebook-nya yang dipalsu. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Akun Facebook (FB) Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung dipalsu. Akun FB asli atas nama Feby Dapot Hutagalung, sedangkan akun palsu memakai nama Feby Dapot Hutagalungg.

Sekilas, tampilan akun palsu tersebut terlihat seperti aslinya yang dilengkapi foto Kapolres Lamongan. Namun jika dicermati, akun palsu menggunakan huruf “g” ganda pada akhiran nama.

Agar tidak dipakai untuk hal-hal yang tak diinginkan, Feby telah menyebarkan pemalsuan akun tersebut dengan melampirkan screenshoot di status akunnya.

“Bagi temen2 FB yg di invite pake akun ini dengan identitas “Hutagalungg” double “g” dibelakang , jangan di respon, ini akun palsu atau bodong yg akan melakukan kejahatan .. dengan menggunakan seolah identitas saya.. terima kasih.”

Saat dikonfirmasi, Feby membenarkan jika ada yang menggunakan nama dan fotonya untuk akun FB. “Itu palsu dan bukan saya,” jawabnya, Sabtu (1/6/2019) malam.

Dia menuturkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak baik dan mengarah pada tindak pidana, akun palsu tersebut kini sudah di-take down tim Cyber Patrol Polres Lamongan. “Saat ini akun sudah hilang, takutnya untuk penipuan,” terangnya.

Minta Nomor WA

Akun palsu Kapolres tersebut awalnya diketahui tim Cyber Patrol Polres Lamongan, saat meminta pertemanan dan meminta nomor WhatsApp (WA) pada orang yang menjadi temannya.

“Akun palsu itu muncul di FB meminta pertemanan dan inbox meminta nomor WA, kan sudah berteman kok minta pertemanan lagi,” terang Kasat Intel Polres Lamongan, AKP Slamet Riyadi.

Slamet mengatakan, saat ini tim Cyber Patrol sedang melacak keberadaan pembuat akun palsu tersebut.

Sementara Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat menyampaikan, hingga akun paslu tersebut dihilangkan tidak ada pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan.

“Aman, akun sudah di-reboot views, dan belum ada korban yang mengaku dirugikan secara materi,” terangnya.

» Baca Berita Terkait Polres Lamongan