Ajak Berkarya, Emil Launching 100 Kader Desa Berdaya

KADER DESA BERSAYA: Cawagub Emil Dardak me-launching kader Desa Berdaya Gedung Serbaguna, Balong, Kabupaten Ponorogo, Rabu (30/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KADER DESA BERSAYA: Cawagub Emil Dardak me-launching kader Desa Berdaya Gedung Serbaguna, Balong, Kabupaten Ponorogo, Rabu (30/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

PONOROGO, Barometerjatim.com – Emil Elestianto Dardak makin intens mengajak pemuda untuk mengambil peran dalam memajukan Jawa Timur. Rabu (30/5) hari ini, Cawagub nomor urut satu itu me-launching 100 kader Desa Berdaya di Gedung Serbaguna, Balong, Kabupaten Ponorogo.

Bagi Emil, kader Desa Berdaya merupakan semangat generasi milenial yang bergerak memberdayakan potensi desa dan masyarakatnya. Dalam kesempatan tersebut, Emil juga ditunjuk para kader desa sebagai brand ambassador Desa Berdaya guna mengenalkan lebih luas lagi.

Desa Berdaya merupakan komunitas anak-anak muda yang didirikan sejak Desember 2016 yang bergerak dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat desa. Tujuannya, agar  masyarakat desa mampu berwirausaha secara mandiri dan berdaya.

Komunitas ini juga memiliki konsep pemberdayaan masyarakat desa melalui beberapa program yang menyesuaikan potensi lokal, seperti UKM, desa wisata, kuliner lokal dan sebagainya.

• Baca: Serap Aspirasi di Ponorogo, Emil Urai Problem Guru Swasta

“Kami berterima kasih kepada Mas Emil, karena menginspirasi anak muda untuk mau kerja membangun desa masing-masing dan berdikari di tanah kelahiran sendiri,” ujar Sekjen Desa Berdaya Indonesia, Heru Dwi Susanto.

Dengan suami Arumi Bachsin itu menjadi brand ambassador, Heru berharap Desa Berdaya mampu memberi warna dan mengangkat nama desa-desa di Jatim agar lebih dikenal luas.

Sementara Emil menyampaikan, kunci dari pemuda adalah kreativitas dan inovasi. Pemuda diharapkan terus menggali kreativitasnya tanpa batas. Selain itu harus ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah, masyarakat membangun gotong royong dan pemerintah memfasilitasi.

“Teman-teman pemuda desa berdaya juga harus menguasai internet marketing, terpenting juga harus mensinergikan desanya dengan desa wisata yang lain agar saling membangun satu sama lain,” tandasnya.