67 Hari Khofifah-Emil Menuju Kemenangan Bermartabat

KEMENANGAN BERMARTABAT: Cawagub Emil Dardak memberikan orasi politik dalam rapat konsolidasi DPD Partai Golkar Ponorogo di Gedung Wandira Kencana, Sabtu (21/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KEMENANGAN BERMARTABAT: Cawagub Emil Dardak memberikan orasi politik dalam rapat konsolidasi DPD Partai Golkar Ponorogo di Gedung Wandira Kencana, Sabtu (21/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

PONOROGO, Barometerjatim.com – Pemungutan suara Pilgub Jatim 2018 tinggal 67 hari lagi. Di sisa waktu yang pendek untuk terus meraih dukungan ini, Cawagub Emil Elestianto Dardak menegaskan, kemenangan yang dikejar bukanlah dengan menghalalkan segala cara, melainkan kemenangan yang bermartabat.

Sikap politik bermoral tersebut disampaikan Emil saat memberikan orasi politik dalam rapat konsolidasi DPD Partai Golkar Ponorogo di Gedung Wandira Kencana, Sabtu (21/4).

Menurut sosok yang mendapatkan gelar pemimpin muda innovatif di Indonesia tersebut, nasib masyarakat Jatim akan sangat ditentukan dengan proses politik macam apa yang dilakukan.

• Baca: Safari di Jombang, Emil Berbagi Solusi Atasi Krisis Pertanian

“Kita yakini, mudah-mudahan melalui proses yang riil dan bermartabat, kita benar-benar bisa menjawab harapan masyarakat sesungguhnya di bawah,” tegasnya.

Politik bermartabat itu pula, lanjut suami pesohor Arumi Bachsin tersebut, yang akan melahirkan sikap yang tulus dan otentik dalam menyelesaikan berbagai problem di masyarakat.

“Kita sudah banyak mengidentifikasi problem di bawah. Tadi kita berbicara tantangan ke depan, bagaimana susahnya petani mendapatkan pupuk, pengentasan kemiskinan, kita juga berbicara mengenai angka-angka tidak bisa dipakai begitu saja tanpa paham konsep di balik angka itu,” tuturnya.

• Baca: Golkar Ajak Muslimat NU ‘Habis-habisan’ Menangkan Khofifah

Emil menjabarkan, jika ada kemiskinan yang lebih tinggi dari angka pengangguran,  itu artinya masih banyak yang perlu diperjuangkan. Banyak yang sudah bekerja tetapi masih minim kesejahteraannya.

“Inilah hal-hal yang ingin kita tawarkan kepada masyarakat yang dilandasi dengan kepahaman pemerintah di Jatim. Saya sebagai kepala daerah, Bu Khofifah sebagai (mantan) menteri maupun ketua organisasi yang sangat besar (Muslimat NU),” katanya.

“Kami memiliki rekam jejak dan itu tidak bisa diklam sebagai sesuatu yang tidak bisa digali. Rekam jejak bisa untuk menilai konsistensi kita ke depan,” tambahnya.

Pilihan Tepat Golkar

KONSOLIDASI GOLKAR: Cawagub Emil Dardak bersama para petinggi Partai Golkar dalam rapat konsolidasi DPD Partai Golkar Ponorogo, Sabtu (21/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Sementara Ketua DPD Golkar Ponorogo, Rahmad Taufik menyatakan partainya menentukan pilihan yang tepat dalam Pilgub Jatim dengan mengusung Khofifah-Emil.

“Kita lihat dalam debat calon beberapa waktu lalu, Kofifah-Emil menunjukkan kualitas sebagai sosok yang pintar, gigih, cerdas yang saya yakini bisa membawa Jawa Timur lebih bermartabat,” ujarnya.

• Baca: Ketum Golkar: Khofifah Gubernur, Jokowi Dua Periode

Hal senada dipertegas Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil Partai Golkar, Gatot Sudjito. Dia juga meyakini kemenangan penuh martabat akan diraih pasangan nomor urut satu tersebut.

“Namun tetap perlu adanya kerja riil untuk meraih kemenangan secara terhormat dan bermartabat. Pilgub Jatim semakin dekat, sisakan waktu 67 hari, tidak ada lagi waktu untuk main-main,” tandas anggota DPR RI itu.