63 Hari Lagi Coblosan! Survei: Khofifah-Emil Unggul 1,9 Persen

LEWATI GUS IPUL-PUTI: Tren elektabilitas Khofifah-Emil melewati Gus Ipul-Puti 63 hari jelang coblosan Pilgub Jatim 2018. | Foto: Capture Survei SSC
LEWATI GUS IPUL-PUTI: Tren elektabilitas Khofifah-Emil melewati Gus Ipul-Puti 63 hari jelang coblosan Pilgub Jatim 2018. | Grafis: Capture Survei SSC

SURABAYA, Barometerjatim.com – 63 hari menjelang pemungutan suara Pilgub Jatim 2018, elektabilitas (tingkat keterpilihan) pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak menyalip rivalnya, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Dari hasil survei terbaru Surabaya Survey Center (SSC) periode 11-19 April 2018 yang dirilis di salah satu hotel di Surabaya, Jumat (27/4), elektabilitas Khofifah Emil mencapai angka 41,1 persen, mengungguli Gus Ipul-Puti 39,2 persen.

Selisih angka 1,9 persen ini merupakan lonjakan jempolan bagi Khofifah-Emil serta timnya, karena dalam tempo empat bulan mampu menaikkan elektabilitas hingga 7,2 persen dari 33,9 persen pada Desember 2017 menjadi 41,1 di April 2018.

• Baca: 50,5 Persen Pemilih PKB ‘Kabur’ ke Khofifah-Emil

Sebaliknya, Gus Ipul-Puti hanya mengalami kenaikan 3 persen dari 36,2 persen pada Desember 2017 menjadi 39,2 persen di April 2018. Artinya, kehadiran Puti tak banyak memberi kontribusi elektabilitas, karena angka 36,2 persen itu diperoleh Gus Ipul saat masih didampingi Abdullah Azwar Anas.

Tren kenaikan elektabilitas Khofifah-Emil, di antaranya karena undecided voter (pemilih yang belum menentukan pilihan) mulai menentukan sikap, terutama pasca debat publik perdana. Dari semula 29,9 persen pada Desember 2017 menjadi 19,7 persen atau turun 10,2 persen.

“Berarti tingkat ketertarikan masyarakat Jatim dalam partisipasi Pilgub meningkat dari hari ke hari. Jika angka undecided voters bisa terus ditekan, niscaya prediksi bahwa angka golput berada dalam kisaran 20-30 persen bisa terbantahkan,” kata Imam Sofyan, peneliti Senior SSC.

HASIL SURVEI SSC: Surabaya Survey Center (SSC) saat merilis hasil surveinya di Surabaya, Jumat (27/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
HASIL SURVEI SSC: Surabaya Survey Center (SSC) saat merilis hasil surveinya di Surabaya, Jumat (27/4). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Imam menambahkan, faktor lain dari kenaikan yang diperoleh Khofifah-Emil, bisa jadi karena usaha dan kerja keras nyata yang dilakukan keduanya. Terlebih dalam sosialisasi program dan visi-misi yang dirancang untuk menyempurnakan masa kepemimpinannya nanti.

“Yang paling mungkin terjadi adalah rentang waktu yang cukup lama yang dimainkan Gus Ipul dalam rangka meraih dukungan dan merebut hati para pemilih Jatim,” katanya.

“Bukan bosan, hanya saja, terkadang kita butuh sesuatu yang baru dan segar. Hal-hal itu yang maksimal dilakukan oleh Khofifah dalam enam bulan terakhir ini,” tambah dosen Universitas Trunojoyo Madura itu.

• Baca: Maju Gubernur, Cara Berpikir Gus Ipul Jangan ‘Sekelas’ Bupati

Survei SSC yang dilakukan di 38 kabupaten/kota di Jatim ini menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Jumlah sampel 1.220 responden, margin of error diperkirakan 2,81 persen dan level of confidence 95 persen.

Sebagai bentuk kendali mutu, survei ini dilengkapi dengan metode spot checkhingga 20 persen dari total responden.