50,5 Persen Pemilih PKB ‘Kabur’ ke Khofifah-Emil

PEMILIH PKB PILIH KHOFIFAH-EMIL: Mayoritas PKB lebih memilih Khofifah-Emil ketimbang Gus Ipul-Puti. | Foto: Capture Poltracking Indonesia
PEMILIH PKB PILIH KHOFIFAH-EMIL: Mayoritas pemilih PKB lebih memilih Khofifah-Emil Dardak ketimbang Gus Ipul-Puti. | Foto: Capture Poltracking Indonesia

JAKARTA, Barometerjatim.com – Alih-alih sukses membawa suara Muslimat NU ke pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru kehilangan suara pemilihnya dan lebih memilih Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

Anomali itu tergambar dari hasil survei Poltracking Indonesia periode 6-11 Maret 2018 di 29 kabupaten dan 9 kota di Jatim yang dirilis di Hotel Sari Pan Pasific, Meteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/7).

Dalam surveinya, Poltracking menemukan lebih banyak pemilih PKB yang memilih Khofifah-Emil Dardak (50,5 Persen) yang diusung Demokrat, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PAN dan PKPI. Padahal PKB Parpol utama pengusung Gus Ipul-Puti, tapi hanya dipilih 42 persen pemilihnya.

• Baca: Survei Poltracking: Khofifah-Emil 42,4%, Gus Ipul-Puti 35,8%

Tak hanya massa PKB yang tidak solid. Massa Gerindra pun demikian. 52,2 persen pemilih Parpol yang didirikan Prabowo Subianto itu lebih memilih Khofifah-Emil. Hanya PDIP dan PKS yang lebih banyak mendukung Gus-Ipul Puti.

“Hanya PDIP dan PKS yang pemilihnya memiliki kecenderungan kuat memilih Gus Ipul-Puti, sementara pemilih PKB dan Gerindra mayoritas memilih Khofifah-Emil,” terang Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yudha.

Sebaliknya, pemilih dari Parpol pengusung Khofifah-Emil cenderung solid. Rata-rata 60 persen pemilihnya mendukung pasangan terkait. “Kecuali PAN yang pemilihnya cenderung lebih banyak memilih pasangan Gus Ipul-Puti,” tandas Hanta.