24 Caleg PSI Diingatkan Lewat Kaus Oranye “Tahanan KPK”

JANGAN SAMPAI DITAHAN KPK: Bakal Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari Surabaya diingatkan jangan korupsi lewat kaus "Tahanan KPK". | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG
JANGAN SAMPAI DITAHAN KPK: Bakal Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari Surabaya diingatkan jangan korupsi lewat kaus “Tahanan KPK”. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) punya cara tersendiri dalam mengingatkan para bakal Caleg-nya, agar tidak terlibat tindak pidana korupsi ketika menjadi wakil rakyat.

Parpol nomor urut 11 di Pemilu 2019 ini menyiapkan kaus warna oranye bertuliskan “Tahanan KPK”, di sela pengundian nomor urut 24 bakal Caleg PSI dari Surabaya, Sabtu (14/7).

“Itu (kaus) adalah salah satu bentuk warning kita, atau kampanye simbolik kita,” tegas Ketua DPW PSI Jawa Timur, Shobikin.

• Baca: Meja KPU Jatim Masih Sepi Pendaftaran Caleg

Dia mewanti-wanti, jangan sampai ketika para Caleg lolos menjadi anggota DPR, justru terlibat tindak pidana korupsi.

“Kalau ada yang terlibat tindakan korupsi, maka kita orang pertama yang akan mengantar kaus oranye itu kepada dia (pelaku),” tegas Caleg DPRD Jatim Dapil II Sidoarjo itu.

Sementara Ketua Tim Kampanye Nasional DPP PSI, Andy Budiman yang turut hadir menegaskan, untuk mendidik para Caleg agar tidak korupsi, Parpolnya menolak aksi jual beli nomor urut.

• Baca: Hemm.. Modal ‘Ngamen’, PSI Berharap Menangi Pemilu 2019

“Di partai kami (nomor urut) tidak diperjualbelikan,” ucapnya, sembari menegaskan di PSI Caleg juga tidak perlu membayar uang sepeser pun saat mendaftar.

“Kita tahu bahwa di banyak partai, nomor urut untuk menjadi calon legislatif itu diperjualbelikan, di sini tidak ada,” katanya.

Jika sampai ada laporan ada yang meminta uang atau barang dan sebagainya ke Caleg, Andy meminta segera melaporkan langsung ke DPP PSI.

• Baca: Khofifah Sarankan Caleg PKPI Pasang Foto Hendropriyono

“Pada prinsipnya, kami, para Caleg tidak boleh dikutip (dipungut) sepeser pun. Karena kami ingin memulai sebuah tradisi politik baru, ingin membersihkan DPR, DPRD I dan DPRD II,” ucapnya.

“Jadi ini ikhtiar kami, sebuah sumbangsih kami untuk Indonesia, untuk memperbaiki politik Indonesia. Karena kita ingin situasi politik berubah.”

Selanjutnya, Pasca pengundian nomor urut di lima Dapil yang ada di Surabaya ini, PSI akan mendaftarkan 60 bakal Calegnya se-Jatim –- termasuk 24 orang dari Surabaya — ke KPU di hari terakhir, 17 Juli mendatang.