22 Pekerja Migran Jatim Positif Covid-19, Varian Ganas India?

JANGAN SAMPAI VARIAN BARU: Ditangani di RSLKI, salah seorang pekerja migran asal Jatim positif Covid-19. | Foto: IST
JANGAN SAMPAI VARIAN BARU: Ditangani di RSLKI, salah seorang pekerja migran asal Jatim positif Covid-19. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – 22 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang balik kampung ke Jatim kedapatan terpapar Covid-19. Empat di antaranya, saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura (RSLKI) Surabaya.

Apakah mereka terdeteksi terpapar varian Covid-19 India B.1.617 yang sudah menyebar di 17 negara? Belum ada jawaban pasti, termasuk dari pihak RSLKI yang merawat empat PMI Covid-19.

Penanggung Jawab RSLKI, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara hanya menuturkan, keempat PMI tersebut ditempatkan di ruangan khusus, untuk laki-laki di ruang Neptunus dan pasien perempuan di ruang Saturnus.

Menurutnya, pemisahan ini dimaksudkan untuk monitoring ketat kondisi mereka karena berasal dari luar negeri, terkait dinamika virus yang ada pada tubuhnya.

Selain itu, untuk mencegah agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas, serta menghindari kemungkinan merebak atau menularnya virus dari luar tersebut ke tempat umum di Indonesia.

“Adanya kemungkinan merupakan varian Covid-19 menjadi perhatian penting, sehingga di RSLKI dilakukan perlu penanganan khusus,” ujar Nalendra. Senin (3/5/2021).

Karena itu, RSLKI mengupayakan untuk penanganan pasien hingga sembuh, monitoring virus, dan uji lanjut tentang karakterisitik virus tersebut.

“Mereka yang masuk RSLKI akan diambul sampel ulang dan akan dikirim ke Litbangkes Jakarta untuk penelitian lebih lanjut,” tegasnya.

Nalendra menandaskan, penanganan pasien kiriman dari PMI menjadi perhatian serius RSLI dan ditangani secara komprehensif, serta dilakukan obsevasi dan tindakan lebih lanjut termasuk untuk penelitian lanjutan.

“Semua ini dimaksudkan sebagai bentuk antisipasi dan kesiapan fasilitas kesehatan khususnya di RSLKI. Jangan sampai Covid-19 yang bersumber dari luar negeri, membawa dan menebarkan varian baru yang lebih berbahaya di Indonesia,” katanya.

“Juga perlu saya tekankan, bahwa menghadapi Covid-19 ini kuncinya tetap pada ketaatan dalam menjalankan protokol kesehatan, dan masyarakt jangan abai dalam setiap aktivitas yang berpotensi dalam penularan Covid-19,” jelasnya.

Kecemasan soal varian ganas dari India dibawa PMI masuk Indonesia patut diwaspadai, karena Malaysia mendeteksi kasus pertama varian B.1.617 disebut sangat menular dan menjadi salah satu faktor.

“Varian terdeteksi di warga negara India yang diperiksa di Bandara Internasional Kuala Lumpur,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) India, Adham Baba seperti ditulis Reuters, Minggu (2/5/2021).

Apalagi Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin menyatakan dua mutasi virus Covid-19 dari India telah ditemukan di Indonesia. Kasus mutasi virus tersebut ada di DKI Jakarta.

Selain itu, mutasi virus Covid-19 dari Afrika Selatan juga dikonfirmasi telah sampai di Indonesia. Ada satu kasus yang ditemukan di Bali.

3 Laki-laki 1 Perempuan

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut dari 2.000 PMI yang lebih dulu balik kampung 22 orang ditemukan positif Covid-19.

“Seminggu lalu ya, dari 2.000 yang datang ada 22 yang positif,” ungkap Khofifah usai penyerahan apresiasi kepada hafidz dan hafidzoh di Masjid Al Akbar Surabaya, Sabtu (1/5/2021).

PMI yang tiba di Surabaya, terang Khofifah, langsung dibawa ke Asrama Haji Surabaya untuk dikarantina dan dilakukan swab PCR.

“Kalau ada yang positif, maka dikirim di Rumah Sakit Darurat Lapangan Indrapura. Pokoknya semua dibawa ke Rumah Sakit Haji, lalu di-swab PCR,” kata Khofifah.

“Kalau mereka negatif, tunggu lima hari, kemudian mereka diantarkan ke pendopo masing-masing kabupaten/kota dari mana mereka berasal,” tandasnya.

Sedangkan empat PMI yang ditangani di RSLKI, Nalendra merinci, satu orang laki-laki terkonfirmasi positif Jumat (1/5/2021) dan dikirim ke RSLKI pukul 13.30 WIB.

Lalu tiga orang PMI terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan, terkonfirmasi positif pada Sabtu (2/5/2021) dan dikirim ke RSLI pukul 24.00 WIB.

“Hingga pagi ini pukul 09.15 WIB, total sudah masuk empat orang dari gelombang PMI yang masuk ke RSLKI,” ucap Nalendra.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona