21 Positif Covid-19, Lumbung Pangan Jatim Tetap Jalan!

TERSASAR COVID-19: 21 pegawainya terpapar Corona, Lumbung Pangan Jatim bakal tetap dibuka. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TERSASAR COVID-19: 21 pegawainya terpapar Corona, Lumbung Pangan Jatim bakal tetap dibuka. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ini bukti kalau pandemi Corona (Covid-19) di Surabaya belum terkendali. Terbaru, virus mematikan tersebut menyasar 21 pegawai Lumbung Pangan Jatim di JX International (Jatim Expo), Jalan A Yani, Surabaya.

Lantas, bagaimana nasib lumbung yang sudah melayani 38 kabupaten/kota tersebut? Meski 21 pegawainya positif Covid-19, Penanggung Jawab Lumbung Pangan Jatim, Erlangga Satriagung memastikan program Pemprov Jatim itu tetap berjalan.

“Ya tetap berjalan, kan sudah ada protokolnya. (Mereka) yang positif harus dilakukan isolasi mandiri, kalau ada gejala diisolasi di RS (Rumah Sakit) Lapangan, kan sudah ada SOP-nya,” kata Erlangga kepada wartawan, Rabu (19/8/2020).

Tidak ada penutupan sementara? “Enggak ada, enggak ada. Cuma begini, ini kan akan terganggu sekitar 2 atau 3 hari lagi, karena dari 21 orang itu, terbanyak teman-teman yang meng-handle online/daring sama keuangan,” katanya.

Sehingga, papar Erlangga, selama tiga hari ke depan Lumbung Pangan Jatim diliburkan dulu untuk melakukan perekrutan pegawai baru dan training di bagian daring dan keuangan.

“Karena mayoritas (yang positif Corona) di daring sama keuangan. Kalau yang offline enggak apa-apa, tiap hari enggak tutup,” ujarnya.

Termasuk tetap membuka pelayanan COD (Cash On Delivery)? “Iya lah! (Khusus) yang melalui WA (WhatsApp) itu kita tutup dulu tiga hari,” tegasnya.

Kebijakan tersebut, menurut Erlangga, juga atas rekomendasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim. Mereka yang negatif bisa menjalankan aktivitasnya tetapi tetap harus menjaga protokol kesehatan.

“Kalau negatif kan enggak ada masalah,” jelas Erlangga yang juga Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) — salah satu BUMD milik Pemprov Jatim.

Diisolasi, Dipantau Ketat

TETAP JALAN: Erlangga Satriagung, rekrut pegawai baru agar layanan Lumbung Pangan Jatim tetap Jalan. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
TETAP JALAN: Erlangga Satriagung, rekrut pegawai baru agar layanan Lumbung Pangan Jatim tetap Jalan. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

Sementara terkait 21 pegawai yang positif, Erlangga menjelaskan kronologinya. Berawal dari seorang pegawai yang dinyatakan positif usai melakukan tes swab dan langsung dilakukan isolasi di RS Lapangan.

Mendapati ada yang positif, Erlangga kemudian meminta bantuan Pemprov Jatim agar seluruh pegawai di-swab. Dari sekitar 160 OTG (Orang Tanpa Gelaja), 21 di antaranya dinyatakan positif.

“Awalnya satu memang. Beberapa hari kemudian bertambah satu lagi, terus tambah 15, dan 4 lainnya (hasil swab) baru keluar hari ini. Jadi totalnya 21,” kata Erlangga.

Ke-21 pegawai tersebut diisolasi dimana? “Sementara ini di RS Lapangan dan RS PAC (Pelindo Husada Citra), ya yang dua awal itu. Lainnya isolasi mandiri, sesuai dengan rekomendasi dari Dinkes,” katanya.

Mereka yang melakukan isolasi mandiri, menurut Erlangga, mendapat pantauan ketat dari Gugus Tugas serta dipantau ketat pula oleh dokter yang ada di masing-masing kelurahan.

“Tiap hari ditelepon, kan di setiap kelurahan ada dokter Puskesmas. Sudah dikasih tahu juga tata cara mandiri di rumah, ndak boleh gini gitu, ada SOP-nya,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Lumbung Pangan Jatim