2018, Keindahan Alam Jatim Sedot 830.968 Turis Asing

Sepanjang 2018, 830.968 turis asing mengunjungi destinasi wisata di Jatim. | Foto: Ist
Sepanjang 2018, 830.968 turis asing mengunjungi destinasi wisata di Jatim, salah satunya Bromo. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Inilah salah satu alasan mengapa Gubernur Jatim terpilih 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa ingin menambah tiga titik destinasi wisata baru yang menekankan pada keindahan alam di wilayah Tapal Kuda.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim mencatat, hingga 2018 Jatim masih menjadi tujuan utama para wisatawan mancanegara lantaran keindahan alamnya.

“Wisatawan mancanegara sangat tertarik dengan wisata alam yang ada di Jatim, mulai Bromo, Gunung Semeru, Kawah Ijen hingga Banyuwangi,” terang Kepala Disbudpar, Sinarto, Selasa (1/1/2019).

Sepanjang 2018, menurut Sinarto, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang ‘tersedot’ ke Jatim sebanyak 830.968 kunjungan. Sedangkan wisatawan nusantara (wisnus) tercatat 70 juta kunjungan.

Jumlah kunjungan wisman di 2018 naik 20,37 persen dibandingkan 2017 sebanyak 690.509 kunjungan. Untuk wisnus juga ada kenaikan dua persen, dibandingkan tahun lalu sebanyak 68 juta kunjungan.

Dari 830.968 kunjungan, turis asal Malaysia tercatat sebagai penyumbang wisman terbanyak ke Jatim, yakni 50 ribu kunjungan. Disusul Singapura 26 ribu kunjungan, dan China 16 ribu kunjungan.

“Tahun ini wisman asal China yang berkunjung ke Jatim terus tumbuh,” ujar Sinarto. Sedangkan masa tinggal para wisman rata-rata selama enam hari, dan wisnus rata-rata 1,7 hari.

Sumbang 5,8 Persen PDRB

Sinarto, target satu juta kunjungan wisman dan 55.761.496 wisnus di 2019. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr
Sinarto, target satu juta kunjungan wisman dan 55.761.496 wisnus di 2019. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr

Bagaimana soal kontribusi? Sinarto menuturkan, hingga triwulan ketiga 2018 sektor pariwisata menyumbang Rp 95 triliun lebih atau 5,8 persen dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim sebesar Rp 1.638 triliun lebih.

Jumlah kontribusi pariwisata di 2018 untuk PDRB Jatim ini juga diperkirakan masih sama untuk 2019. “Industri pariwisata menjadi salah satu indikator keberhasilan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah,” katanya.

Di 2019, lanjut Sinarto, Disbudpar menargetkan satu juta kunjungan wisman dan 55.761.496 kunjungan wisnus. Salah satu strategi yang disiapkan untuk memenuhi target, yakni mempromosikan Jatim di luar negeri.

“Kami terus aktif promosi dalam pameran pariwisata di luar negeri,” jelasnya. Secara keseluruhan, Jatim memiliki 784 wisata yang terdiri dari 265 wisata alam, 320 wisata budaya dan 199 wisata buatan.

Sinarto optimistis, kenaikan jumlah wisatawan bisa lebih digenjot dengan adanya bandara di sejumlah daerah seperti di Banyuwangi, Malang maupun wilayah lain. “Kami harap ada direct flight ke Surabaya lewat bandara-bandara ini,” tuntasnya.•

» Baca Berita Terkait Pemprov Jatim