Jalan Provinsi Rusak, Pemprov Tunggu Pemenang Tender

RUSAK PARAH: Jalan rusak parah usai banjir di Purwodadi, Pasuruan.

PASURUAN, Barometerjatim.com – Sepanjang 158 km jalan provinsi di Jatim rusak. Hal ini diungkapkan  Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) jalan nasional yang rusak di sekitar perlintasan Kereta Api (KA) Bangil hingga depan Puskesmas Kraton Pasuruan, Senin (16/1) pagi.

Dia mencontohkan, jalan rusak itu ada di jalan Bangil sampai perbatasan Probolinggo, Trosobo-By Pass Krian, Mojokerto-Jombang, Babat-Jombang 12 km, Lamongan 3 km, Bojonegoro dan Nganjuk.

“Kalau menangani jalan provinsi yang rusak bisa swakelola sambil nunggu pemenang tender. Kami tetap nambal jalan agar keselamatan jalan terjaga. Untuk jalan nasional seharusnya bisa melakukan yang sama. Kalau menunggu lelang, memang awal Februari baru bekerja,” tegas Gus Ipul.

Saat ini jalan provinsi di Jatim tingkat kemantapannya mencapai 89,79 persen. Sedangkan sisanya 10,21 persen belum mantap. Ditargetkan tahun 2017 ini, kondisi mantap jalan bisa mencapai 92 persen.

Didampingi Kasatker PJN Wilayah I Jatim Nanang Permadi, pihaknya berharap semua jalan di Jatim bisa dalam kondisi bagus.

“Kami akan kerjasama dengan BBPJN VIII dan Pemkab Pasuruan untuk memperbaiki jalan rusak, mau jalan provinsi, jalan nasional atau jalan kabupaten. Setiap musim hujan, jalan rusak ada yang rawan karena struktur tanahnya, badan jalannya dan bisa juga karena kelebihan tonase. Aspal itu musuh utamanya air,” kata Gus Ipul.

Di tempat yang sama Kasatker PJN I Jatim Nanang Permadi menambahkan bahwa faktor penyebab kerusakan jalan utama memang adalah air. Pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin.

“Untuk lokasi di jalan nasional Kraton akan diselesaikan hari ini. Memang Semuanya jalan nasional yang rusak akan ditangani tahun 2017. Poses lelang masih berjalan dan awal Februari ada pemenangnya. Kami tetap bekerja untuk masyarakat dan semoga cuaca baik,” tuturnya.

Dia menjelaskan, untuk jalur Bangil-Kraton sepanjang 2 km yang rusak dan 1,6 km untuk jalan rusak hingga batas Probolinggo. Total sepanjang 3,6 km. Ini merupakan paket longsegment Gempol-Probolinggo Rp 30 miliar. “Sepanjang 115 km total longsegment untuk pemeliharaan rutin di wilayah Pasuruan dan Probolinggo,” tukasnya.