1.822 JCH Asal Lamongan Bertolak ke Embarkasi Surabaya

BERSIAP MENUJU TANAH SUCI: Pemberangkatan 1.822 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Lamongan, Selasa (31/7) malam. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
BERSIAP MENUJU TANAH SUCI: Pemberangkatan 1.822 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Lamongan, Selasa (31/7) malam. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – 1.822 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Lamongan yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter) embarkasi Surabaya, Selasa (31/7) malam ini mulai diberangkatkan dari Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan menuju Surabaya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan, Sholeh menyampaikan para jamaah haji dari Lamongan tahun ini tidak bisa berangkat bersama-sama, karena terbagi menjadi lima kloter (45, 46, 47, 48 dan 49).

“Sekarang kloter 45 sebanyak 445 calon jamaah haji berangkat dulu malam ini. Sedangkan kloter 46 berangkat besok pagi usai shalat subuh,” kata Sholeh saat memberikan sambutan pada acara pemberangkatan JCH Lamongan.

• Baca: Rekayasa Dokumen, 16 Calhaj Lumajang Batal ke Tanah Suci

Selanjutnya kloter 47 dan 48 berangkat dari kantor Kemenag Lamongan pada 2 Agustus dini hari pukul 03.00 pagi. Sedangkan kloter 49 digabung dengan Kabupaten Trenggalek, Tulungagung dan Surabaya berangkat menyusul sore harinya.

Sholeh menyatakan, dari JCH Lamongan yang berangkat tahun ini terdapat calon haji tertua, yakni Ranti (84) warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, dan calon haji termuda, Maulidia Ayu Rahmawati (18) warga Desa Beru, Kecamatan Sarirejo.

• Baca: Petugas Bandara Juanda Sita 662 Slop Rokok Milik Calhaj

Alhamdulillah tahun ini berangkat semua, tidak ada calon haji yang gagal berangkat,” terangnya.

Dalam sambutannya, Sholeh berpesan kepada JCH dari agar mematuhi dan taat pada aturan penerbangan yang ada, serta tidak membawa barang-barang atau bekal yang berlebihan ke Tanah Suci. Sebab, pemerintah sudah menyiapkan bekal bagi para jamaah di sana.